Kardinal Luis Antonio Tagle mengingatkan umat beriman akan dampak dari kecemburuan dan iri hati yang disebutnya menabur perpecahan dalam komunitas Kristen.
Pesan itu dia sampaikan saat Misa untuk memperingati 40 tahun Couples For Christ (CFC) pada tanggal 26 Juni. Dia mengatakan bahwa ketika sikap cemburu dan iri hati menguasai, karunia kehidupan akan terancam.
“Hidup mengalir di mana ada cinta, cinta yang sabar, yang murah hati, yang tidak cemburu, cinta yang tidak bersukacita dalam luka yang kita timbulkan pada orang lain,” kata Kardinal Tagle dalam homilinya.
“Dan sebaliknya? Kecemburuan, kekasaran… akan menghancurkan anugerah kehidupan,” katanya.
Perayaan Ekaristi disiarkan langsung di halaman Facebook CFC dari Pontificio Collegio Filippino di Roma.
Kardinal Tagle mengingatkan bahwa di dunia di mana kehidupan telah menjadi dikomersialkan, kehidupan bukanlah sesuatu benda atau beban.
Prefek Kongregasi untuk Evangelisasi Bangsa-bangsa itu menekankan bahwa hidup adalah “karunia dan misi.”
Ia berpesan kepada CFC dan anggotanya untuk terus mewariskan iman kepada generasi berikutnya.

“Wariskan iman. Biarlah Yesus dikenal oleh anak-anak dan cucu-cucu Anda,” kata Kardinal Tagle. “Transmisikan iman yang adalah kehidupan.”
Ia mengingatkan komunitas pembaruan Katolik bahwa mereka menjadi sarana Allah melalui tindakan kasih nyata.
“Mari kita dukung kehidupan orang-orang yang menderita melalui tindakan kasih yang nyata,” tambahnya.
“Jadilah agen Tuhan di dunia di mana ada kebingungan dan ancaman terhadap kehidupan. Melalui Anda, orang dapat melihat Tuhan yang adalah cinta dan kehidupan,” kata Kardinal Tagle.
Di akhir Misa, para anggota Dewan Internasional CFC yang baru terpilih diumumkan. Ketuanya yang baru adalah Br. Jose Yamamoto.
Para pengurus baru akan melayani komunitas CFC dalam dua tahun ke depan.
CFC dimulai pada tahun 1981 dengan 16 pasangan Filipina yang mengikuti seminar yang diselenggarakan oleh Ligaya ng Panginoon, sebuah komunitas karismatik Katolik.
Selama bertahun-tahun, CFC kini hadir di 122 negara dan wilayah.